Aku dan Pekerjaanku

Assalammualaikum.wr.wb
Apa kabar? Emh, udah lama banget engga nulis. terakhir nulis waktu pengalaman ke Bandung, Itu juga janji mau ada lanjutannya.dan masih belum diterusin :D.
Mau sedikit cerita.
2 tahun lalu, tepatnya sama dibulan Agustus. Aku memulai bekerja disebuah Travel daerah Puncak. Tepatnya sih. Dulu, daerah Hanjawar.
Kerjaan nya Money changer, Tiketing, Reservasi Hotel, Paket Bali dll. Dan tamunya kebanyakan Saudi Arabia
Masih inget banget 2 tahun lalu pas pulang kerja naik angkutan umum (dibaca Angkot). Ada yang naik Pria paruh baya yang kebetulan orang Saudia minta ditunjukin hotel yang dicianjur sambil nunjukin alamat hotelnya. dia habis dari puncak ceritanya. Sendiran. Ngajak bicara pake bahasa Arab. Nah, walaupun aku bekerja diTravel yang kebanyakan tamunya orang Arab. Asli saat itu masih g ngerti apa- apa. Untungnya itu orang bisa bahasa inggris. Walaupun aku jawab sebisanya aja. Karena, inggris aku berantakan. 😀 tapi, ngobrolnya nyambung ko.
Nah, Hari ini kebetulan aku pulang kerja jam 16.30 udah pulang kerja. Naik angkot seperti biasa. Ada sekeluarga orang Arab naik angkot yang aku tumpangi. Dia bertiga. Suami, Istri dan seorang anak pria yang menggemaskan. Umurnya kira- kira 4 tahun.Kamu tau hampir semua anak kecil orang saudi sangat menggemaskan. Banyak banget aku menyimpan foto- foto bersama anak kecil orang saudi. Bedanya Hari ini aku udah bisa ngobrol bahasa Arabnya. Bisa ngobrol sama mereka pake bahasa arab. Bisa bantuin Amang supirnya yang g ngerti bahasa mereka. Yang bikin senengnya itu anak kecil baweel banget duduknya tepat disamping aku. Dari jaman dulu sampe sekarang selalu suka sama anak- anak. Ma sha Allah.

Dan sekarang aku lagi nungguin suami pulang. Suami yang selalu aku rindukan. Kasian dia libur kerjanya cuma sehari tapi bela- balain buat istri selalu pulang. Walaupun disuruh 2 minggu sekali pulangnya. Tetap, engga mau. Walaupun jam 2 malam baru nyampe cipanas. Dan besok magribnya harus jakarta lagi. Dia tetap bela- belain buat ketemu istrinya ini.

Karena, menikmati rindu setelah menikah itu sangat sulit.
Aku selalu mengulangi rinduku.
Istrimu, Rismala

Alhamdulilah, SENIN

Bismillahhirohmanirrohim.

Kemarin. Senin, 08 Juni 2016. Aku bersama suami pergi ke Kota Bandung. Iya, Bandung Kota yang dulu pernah aku mimpikan untuk menetap disana atau bertemu jodoh dengan orang sana, Nyatanya aku menikah dengan orang Cianjur yang mencintai Bandung juga. Tapi, pikiranku berubah tak ingin menetap disana cukup untuk main cari makan saja.

Niat awal pergi ke Bandung

1. membawa ijazah suami di daerah Banjaran Bandung. dan ini tempat jauuh- jauuuuuuh sekali. sumpah.

2. Nengok sodaranya di daerah Kopo bandung

3. Kuliner

Kenyataan

06.00 Wib dini hari udah on the way sampai di daerah Banjaran sekitar pukul 10.00 Wib. Nama tempatnya IHCT ( Internationa Hotel And Cruise Ship Training ) Jalan Pajagalan No. 165, Banjaran, Bandung, Jawa Barat 40375
(022) 5947778 . Kebetulan suami bekerja dibidang pehotelan. Nah IHCT ini pernah membantu sang suami pergi ke Singapore dan Mekkah. Kamu tau? Datangnya pikiran jelek tentang perhotelan itu berubah saat aku datang ke tempat ini dan berkenalan dengan pemilik sekolah perhotelan ini. Recommended deh buat kalian yang mencintai perhotelan atau ingin bekerja diluar negri dan Kapal pesiar. Sebelumnya mikir pasti seksi- seksi dll pokoknya pikiran jelek tuh berdatangan kalau hubungannya dengan dunia perhotelan. dan semua pikiran itu hilang. Nyatanya, awal aku datang disambut dengan baik. kamu tau? semuanya pegawai menggunakan Hijab Syar’i. Wow.

Wejangan dari pemilik IHCT

Pemilik IHCT ini sangat baik, bahkan ia sangat mengerti Agama. kamu tau di IHCT sebelum kamu belajar diwajibkan membaca do’a. bahkan kata suami dulu murid harus menonton dulu Acara dakwah Ust. Yusuf Mansur. Wejangan- wejangan tentang pernikahan kami terima dengan baik dari seorang ayah yang memiliki 3 orang anak. Kata dia berumah tangga bermulai dari Nol besar. beliau dulu seorang pelaut dan setelah menikah sang istri tak mengijinkannya untuk berangkat lagi dengan sebuah syarat “mau dibawa sengsara”. disaat itu nikmat Allah sangat- sangat indah dengan ujian- ujiannya. Ya, beliau berpesan kepada suami untuk tidak pergi lagi ke Kapal karena status dia bukan bujang lagi. kemanapun pergi istri harus ikut. Ya in sha Allah mungkin butuh waktu beberapa bulan lagi aku bisa ikut kemanapun suami pergi. Jangan sampai hak- hak suami tidak didapatkannya. pahala- pahala yang seharusnya aku dapatkan hilang bila kita berjauhan.

Kata beliau dalam rumah tangga itu harus dipertahankan yang namanya ” Keharmonisan”. Saat Rosulullah marah pada istrinya ia menyuruh istrinya untuk memejamkan matanya lalu memeluknya. Alasannya saat rosulullah memeluk sang istri marahnya akan hilang lalu tumbuhlah kecintaan pada istrinya. Ma sha Allah. seberapa besarpun marah kita pada pasangan kita selalu ingatlah segala kebaikannya 🙂

Kalau kita mengikuti ajaran- ajaran rosul in sha Allah indah sangat indah.

Saat kita marah dan emosi setan mengelilingi kita. saat kita menahan amarah malaikat disekeliling kita.

Selalu libatkan Allah, kalau bisa sebelum menikah kita ikut kursus pra Nikah agar lebih paham kewajiban- kewajiban menjadi seorang suami atau istri. in sha Allah belajar lagi 🙂

Aku juga dikenalin sama istrinya. dan pakaiannya sangat mengikuti ajaran islam dengan baik. Setidaknya pertemuan ini mengubah pikiran burukku tentang perhotelan

Alhamdulilah diingetin tereus sama Allah 🙂

Bersambung..

Luka

Puisi Lama

Aku adalah Luka
Aku yang membuat seseorang
Merasa…
Merasa…
Episode terburuk dalam hidupnya
Karena aku ..
Aku tersenyum
Saat air mata mengalir dipelupuk mata mereka
Tuhan menghadirkan aku
Saat mereka terlalu terlena dalam kumpulan kebahagiaan
Andai mereka tau
Karena aku
Ya .. aku Luka
Mereka menjadi lebih kuat
Menjadi lebih baik
Aku mengajarkan banyak hal
Namun aku tak pernah dianggap baik oleh mereka
Dan mereka hanya melihatku dari satu sisi saja
Itulaah mereka yang tak pernah menggapku dari sisi yang baik

Alhamdulilah Jodoh, In sha Allah

Bismillahhirohmanirohim..

Hai.Hai. Apa kabarnya Bloggers?penganten baru lagi pengen ngeBlog nih. setelah. setelah sekian lama udah engga ngeBlog lagi.

Alhamdulilah udan ganti status dari “Jomblo” menjadi seorang “istri”. Tahun lalu tanggal 05 April 2014 masih anteng- anteng aja jadi “Jomblo”. berharaf dapet Pria yang memang benar- benar dikirim sama Allah, yang sayangnya karena Allah. berharaf jadi Jomblo yang diMuliain sama Allah.

Sedikit mau cerita tentang proses Allah mempertemukan saya dengan sang suami :D, Dulu kata dia (suami) sih kita mulai kenal tanggal 11 Januari 2014. itu juga lewat dunia maya, yang dikenalin sama temen SMP saya. Dulu suami saya masih kerja di Mekkah disebuah Hotel bintang ***** disana. pokoknya kalo makan disana pemandangannya langsung ke Ka’bah. In sha Allah ke sana sama suami. Aamiin Allahhuma Aamiin

Saat perkenalan 11 Januari 2014 itu. hanya sebuah pertemanan saja. yang kita tau kita udah enggak mau lagi pacaran dan niat buat cari jodoh buat menikah. Dan entah siapa jodoh kita. hehhe saling cerita, saling ngingetin. Kontekan di dunia maya aja jarang.

Sekitar bulan September (kalo enggak salah :p ) dia udah mulai bahas mau serius “Menikah”. di Aamiinin ya kan jodoh kita enggak tau sama siapa yang penting kita udah berencana yang baik sama Allah. Tinggal nunggu keputusan Allah. Walaupun belum ketemu aslinya cuma ketemu di VIdeo Call itu juga kalau kitanya enggak sama- sama sibuk sama kerjaan kita, kalau jaringan lagi meridhoi baru bisa ketemu. hehehe. Apalagi dengan perbedaan waktu yang 4 Jam.  Sebelum bertemu dengannya, Allah pertemukan dulu saya dengan orang tua dan keluarganya. ini nih rencana Allah yang sangat indah. sebelum ketemu sama anaknya malah sama keluarganya dulu. kadang suka ngerasa lucu aja.

Lupa hari apa, 24 Desember 2014. Dia pulang iyaa dia yang ngajakin nikah pulang. hehhe waktu itu yaa, malu- malu aja walaupun kenal lama di Dunia maya rasa malu itu tetep menghampiri. Tapi Alhamdulilah dia orangnya gampang akrab.

Alhamdulilah, Dia emang nunjukin keseriusannya,

10 januari 2015. mungkin pertemuan yang ke 5 atau keberapa yaa?(banyak lupanya) hehehe pertunangan itu terjadi. sebenrnya, pas dia di mekkah dia pengen tanggal 11 januari 2015 itu jadi tanggal pernikahan kita. Tapi, waktunya terlalu cepet masih banyak persiapan yang harus disiapkan. Akhirnya kita berdua memutuskan menikah Minggu, 22 Februari 2015 untuk melaksanakan Janji suci itu.

Alhamdulilah, tanggal 22 februari itu tiba. Acara lancar dan merubah status kita menjadi sepasang suami istri, alhamdulilah diRidho’i Allah

Enggak ada yang sulit buat Allah pertemukan hambanya. Asal yakin. Asal deketin Allah, Rayu Allah terus.Jangan pernah takut jomblo. Nyatanya Jomblo itu lebih mulia.

Dan sekarang Alhamdulilah udah 1 bulan lebih menjadi seorang istri. punya suami yang baik :*. Beres nikah langsung tinggal dirumah titipan Allah. Berdua ajaa hehhe

“Saya merasa lebih hidup setelah menikah” 🙂

Dahsyatnya Do’a (Jodoh)

Bismillahhirohmanirohim

Allahhu Akbar
Minggu, 1 Februari 2015
Hari ini, pertama kalinya nulis diBlog ditahun 2015 setelah sekian lama tidak berkarya, tidak curhat- curhatan lagi. Berasa kangennya :).
Ada sedikit cerita nih. Tentang rencana Allah yang Maha pengasih yang lagi Maha penyayang. buat bahagiain hambanya yang berdosa ini.

1 Tahun yang lalu, Allah membuat aku menyadari betapa aku sibuk dengan cinta- cinta yang semu. Hingga aku tahu itu sebuah teguran untuk memberikannya kepada sang pemilik. Rasanya sakit saat mengalaminya. Tapi setelah menyadarinya. Mungkin, Allah terlalu cemburu untuk membiarkan aku terus berdosa dengan cinta- cinta semu. Hingga aku merasa menjadi wanita yang sangat dimuliakan oleh Allah Swt. Masya Allah rencana sangat indah.
Dulu sempat deket dengan beberapa pria(pacaran) sampai Allah menegur dan memutuskan untuk tidak mengenal lagi kalimat pacaran. Berasa nyesek, sakiit, buang- buang waktu aja buat pacaran. Gimana kita sayang sama pria/wanita itu, kalau bukan jodoh ya, dapet sakit hati aja terus sampe hatinya disatuin dan dihancurin lagi. Baru sadar, kalo diri ini lebih suka menganiaya diri sendiri. Bikin hidup ribet sendiri padahal Allah mah ngasih kebahagiaan engga pernah nanggung- nanggung cuma kitanya aja yang suka nanggung- nanggung buat bahagiain Allah.
Mutusin buat menunggu yang pasti. Yang SIAP bikin halal tanpa Pacaran. Dan dahsyat Alhamdulilah Allah memberikan kelancarannya dalam setiap do’a.
Do’a itu bahasa rindu. Ngerasa indah romantis ngedo’ain jodoh. Yang waktu itu belum tau siapa jodohnya. Tapi, beneran ngerasa nikmat prosesnya, indah. Apalagi dengan do’a- do’a yang Allah kabulin.

Januari, entah tanggal berapa ditahun 2014. Hati itu tiba- tiba bilang ” Cinta neng engga mau ada dimana- mana. Pengen diMekkah. Engga diparis atau Negara lain. Pokoknya tempat paling romantis itu Mekkah”. Engga tau kenapa hati tiba- tiba bilang gitu. Bisikan Allah :). Seminggu dari bisikan ini Allah mengenalkan aku dengan seorang pria yang sedang bekerja diMekkah lewat salah satu teman SMP saya. Waktu itu masih biasa aja. Pertemanan kami hanya sebatas teman namun kami tau. Kami bukan lagi sedang mencari seseorang untuk dipacari. Tapi, mencari seseorang yang bisa diajak serius untuk menikah. Hanya pertemanan biasa antara kami tanpa ada kata cinta atau apapun itu hanya teman.

Bersambung yaaa ngantuk nih
Salam sayang :*

Bismilahhirohmanirohim ..
Maha Suci Allah yang menciptakan manusia berpasang- pasangan ..
Yaa Rabb ..
Aku tak mampu mengerti dari mana datangnya Cinta itu.
Semakin aku mencari aku hanya menemukan satu jawaban.
Cinta itu datangnya atas se-Ijin-Mu dan pergi atas se-Ijin-Mu pula.
Bukanlah sebuah fisik yang membuat aku mencintainya
Bukanlah sebuah kekayaan yang membuat aku mencintainya
Bukan lagi rayuan- rayuan yang membuatku mencintainya
Sebuah keyakinan akan janjiMu yaa Rabb
Aku mencintainya karena keteguhan hatiNya padaMu yaa Rabb
Aku mencintainya karena keshalehannya (in sha Allah). Dimana dia akan selalu mampu membingbingku menuju jannahMu.
Aku mencintainya karena aku yakin dia akan selalu berjalan bersamaku menjadi Imam yang baik untuk selalu mendapatkan ridhoMu. (In sha Allah).
Yaa Rabb ridhoi lah kami.
Tuntunlah kami dalam meluruskan niat kami.

Alhamdulilah 🙂

11.42

Mengecup Rindu

Pagi ini terdiri dari secangkir Kopi yang aku buat beberapa menit yang lalu. Aku duduk diteras belakang rumahku sambil memandangi ikan yang sedari tadi mondar mandir tiada henti.
Sesekali aku pandangi telepon genggam yang aku simpan diatas meja, tepat saat teleponku berbunyi. Bibirku tak mampu lagi menyembunyikan sebuah senyuman saat nama Kamu yang muncul dilayar telepon genggamku.
Perlahan, suaramu pagi ini masuk kelorong- lorong telingaku. Entah, entah mengapa suaramu pagi ini begitu hangat dan membuat hatiku berdebar.
Suaramu menjadi nyanyian yang indah dipagi ini.
Suaramu mengecup Rindu yang selama ini aku miliki. Terkadang Suaramu membuat aku tak tahan ingin berada disampingmu. Menghabiskan sisa waktu yang kita miliki bersama. Ya aku dan kamu..
Kamu seperti kopi hangat yang menemaniku pagi ini, sedikit demi sedikit aku menikmat rasa manismu hingga aku tak menyisakannya untuk yang lain.
Bibirku seperti rindu yang terus menerus menghampiri secangkir kopi hangat dan meninggalkan sedikit noda bibir yang melekat. Pertanda kau yang selalu aku rindukan.

#ruangrindu
05.48

Teruntuk Pemilik Hati

Bismilahhirohmanirohim

Teruntuk Allah pemilik hati ini
Sungguh hanya engkau pemilik hati ini
Bila ada pria yang aku berikan sedikit perasaan itu.
Sungguh semuanya atas seijin-Mu.
Yaa Allah ..
Tak akan pernah ada sebuah keyakinan diantara dua insan yang ingin beribadah pada-Mu tanpa se-Ijin-Mu
Tak akan pernah ada hati yang terluka selain memberikan sebuah kebahagiaan yang akan didapat kelak.
Yaa Allah ..
Bila dengannya Jannah-Mu lebih dekat. Maka, satukanlah kami karena-Mu
Yaa Allah ..
Bila ada keraguan, ketakutan dalam hati kami.
Tuntunlah kami.
Bila semua itu membuat kami lebih dekat dengan-Mu. Maka, buatlah kami selalu khusnuzon terhadap-Mu.
Tak akan pernah ada yang sulit bagi-Mu Yaa Rabb
Yaa Allah ..
Kepada-Mu lah hamba berserah terhadap segala perkara dalam hati ini.
Kepada-Mu lah hamba meminta dan hamba kembali
Rencana-Mu akan selalu lebih Indah.aamiin

#ruangrindu

Dua Satu

Bismillahhirohmanirohim..

Ini tulisan, cerita pertama di Blog untuk pertama kalinya diumur ke- 21. Terimakasih untuk semua. In sha Allah, Allah pasti balas kebaikan kalian semua. Tahun ini Alhamdulilah- alhamdulilah nikmat punya banyak temen yang baik- baik itu rejeki. dikerjain abis- abisan. Katanya sih tahun ini tahun terakhir ngerjain. Soalnya tahun depan udah ada yang punya.Aamiin

21 itu memang sesuatu. Degdeg-an bilang sama orang tua menyampaikan keinginan untuk menikah. Rasanya malu, degdegan bangeeet. Neng udah gede ya udah pengen nikah hehehe bukan bocah lagi.

In sha Allah ini hadiah terindah dari Allah. aamiin

In sha Allah bakalan ngerasa wanita yang paling, paling disayang sama Allah Swt.

Saat raga kita masih belum bisa bertemu, Alhamdulilah restu dari kedua keluarga udah kita kantongin untuk meluruskan niat kita. in sha Allah pacarannya pas udah halal. ini nih yang dipengen- pengen.

ah, do’a in pokoknya mah yaa. in sha Allah ngejemputnya dengan cara yang baik cuma pengen dapet ridho Allah. nambahin ibadah. Menghitung hari …

Dua satu. dua orang yang berbeda akan menjadi satu. hehhe aamiin

lahaula wala quata illabillah

#salamrindu

09.33

Teruntuk Calon Imamku

Bismilahhirohmanirohim

Calon Imamku..
Kamu adalah alasan mengapa aku tak pernah takut untuk bangun dari semua mimpi ini.
Sebuah mimpi memiliki Imam yang Shaleh
Sebuah mimpi membangun bahtera rumah tangga yang sakinah.
Sebuah jawaban dari do’a – do’a yang sama- sama kita panjatkan.
Semoga kita berdua. Bukanlah, dua orang yang sedang dimabukkan api asmara yang dapat menodai hati kita.
Tetapi, kita adalah dua orang yang sama- sama sedang mencari ridho Allah SWT.

Saat Allah SWT masih menciptakan jarak diantara kita.
Bukankah Allah SWT ingin kita terus merayunya dengan romantisnya do’a- do’a yang kita ulang berkali- kali .
Memahami cinta yang suci tanpa menodainya.

Subhanallah walhamdulilah hanya dengan seijinnya keyakinan itu tertanam dihati kita. In sha Allah
Hanya Allah SWT pemilik hati ini

Aku tak pernah tau kelak rencana Allah SWT akan seperti apa. Yang aku tahu rencananya akan lebih indah dari apa yang aku pikirkan.

Lahaula wala quata illabillah

Aku Ingin Berjalan Bersamamu

Bismilahhirohmanirohim

Penantian adalah sebuah tanda cinta.

Bila kau menginginkan Aku maka menikahlah denganku.

Bukan lagi murka Allah yang kita jalani. Tapi, sebuah rahmat Allah yang luar biasa. In sha Allah.

Aku bukanlah wanita yang sempurna.

Aku hanyalah wanita yang ingin menjadi apa yang Allah mau.

Aku bukanlah wanita Shalehah.Tapi, aku ingin menjadi shalehah.

Hargailah keinginanku untuk memperbaiki diri ini.

Bila kau melihat aku dari masalaluku, kesalahanku. Bisakah biar aku dengan Allah saja.

Egoiskah diri ini bila menginginkan kamu pria yang in sha Allah shaleh.

Maukah kau bersabar saat kelak mengajariku untuk menjadi shalehah.

Maukah kita terus berusaha mencintai- Nya.

Membuat rasa cinta kita kepada-Nya lebih besar dibandingkan rasa cinta yang kita miliki.

Berjalanlah bersamaku menuju Jannah-Nya Seperti do’a – do’a yang kita panjatkan selama ini untuk mencapai ridhonya.

La haula walaquata illa billah.

I love you billah. In sha Allah

#ruangrindu 14:45

ADA DI LANGIT

Aku tinggal dibumi. Tapi, cariilah aku dilangit. Sebab aku tertahan diantara bintang- bintang. Kau jemput aku dengan do’a- do’a setelah shalatmu. Kau tengadahkan tanganmu atau bersujud, berdo’alah untuk memintaku. Aku tertahan dan garis batas yang membentang diantara kita selebar langit dan bumi.

Aku tinggal dibumi, tapi carilah aku dilangit. Disepertiga malammu saat Allah turun ke langit bumi. Mintalah aku yang berada digenggaman tangan- Nya. Percuma mencariku di bumi. sebab kunci itu ada dilangit. Kunci yang akan menghapus garis batas diantara kita. Mengubah garis yang tadinya Neraka, menjadi Surga.

Aku berada di tempat yang tidak bisa kau temui dibumi.

Tapi kau bisa menemuiku di langit, meski bukan wujud kita yang bertemu. Melainkan do’a- do’a kita yang menggetarkan singgasana-Nya. Temukan aku dilangit, didalam do’a- do’a panjangmu. didalam harapanmu.

Meski kita tidak saling tahu nama, tidak tahu saling rupa. jemputlah aku dilangit. Sebab aku tahu, Kau mengenalku bukan karena nama dan rupa. Do’a kita telah bertemu sebelum fisik kita.

Mudah bagi-Nya membuat kita kemudian bertemu. Tidak hanya bertemu namun juga disatukan. Sebagaimana do’a- do’a yang sebelumnya telah kita panjatkan.

Pertemuan kita yang pertama berada dilangit,kan? Sekarang kau tahu, Mengapa aku memintamumencariku dilangit?

Dikutip dari Intragram LIKEISLAM

#kurniawangunadi #suaracerita #likeislam #repost #jomblomulia #penantian #quote #tausiyahcinta #love #doa #muhasabah #jodoh

#ruangrindu

120914

#inshaAllah

lalalala

Bismillahhirohmanirohim.

Terkadang rindu yang amat- amat besar ini seperti kebingungan harus bermuara kemana. Namun, ia tidak pergi begitu saja memberikan rindunya pada siapa saja. Karena ia tahu rindu itu akan bermuara pada seseorang yang tepat tentu yang memiliki rindu yang sama. Kamu tau Tuhan sangat tahu tentang rindu kita 🙂

Cinta, Ah.. iya cinta. Pipiku mulai memerah membahas ini. Terkadang cinta itu terlalu sendu untuk dinikmati. Bila kau terus mengingat atau mempertahankan cinta mu kau berikan pada dia yang telah menorehkan luka pada hatimu. Aku harap kau tak menjadi bodoh tetap menggenggam lukamu. Lalu, bagaimana dia? Jelas, dia telah berbahagia dengan cinta yang barunya.

Dia telah meminjam hatimu lalu merusaknya begitu saja. Lalu kau masih bersahabat dengan kalimat “setia mencintainya”. Aku pernah menjadi orang yang bodoh mungkin sangat bodoh. Bukan tak bisa melupakannya karena cinta namun karena luka yang iya berikan. Setidaknya aku sangat bersyukur perpisahan itu terjadi setidaknya bukan aku yang menyakitinya, setidaknya aku pernah berusaha selalu memberikan yang terbaik untuknya. In sha Allah.

Lalu, aku terus bermimpi dengan semua mimpi- mimpi tentangnya. Hingga aku putuskan untuk bangun dari semua mimpi itu. Membangun mimpi- mimpi indah yang Allah Swt berikan.

Januari lalu, Tuhan mengirimkannya. Tuan yang benar- benar mampu membuat aku ingin membangun mimpi. Cinta itu memang tak pernah tau akan bermuara pada siapa. yang jelas ia tau bahwa cinta itu tak pernah melihat. tak akan pernah memaksa. ia hadir begitu saja. Itulah anugerah Tuhan untuk kita.

Terkadang semua sangat sulit untuk dijalani saat jarak dan waktu yang menjadi batasan untuk kita berdua. dan beberapa kejadian yang membuat hubungan kami menjadi seakan biasa saja. Tapi, Tentu Tuhan punya skenario yang hebat untuk kami berdua.

Disinilah aku tau. Cinta tak akan pernah tau pada siapa ia akan bermuara dan kamu sendiri yang akan tahu memilih mempertahankannya atau membiarkannya pergi.

Dear, Actually, I hate waiting. Just because you want me to wait.

 

#ruangrindu

15:20

CERMIN

Bismillahhirohmanirohim..

Apa kabarnya? Gimana Shaumnya? Semoga kita selalu dirahmati oleh Allah Swt. Semoga niat kita selalu diRidho-i oleh Allah Swt. Segala tindakan kita semoga semata- mata mengharapkan Ridho Allah Swt. Aamiin Alohuma Aamiin

Sedikit bisakah kita bercermin pada diri kita. Apa yang telah kita perbaiki selama ini? Sudahkah apa yang kita lakukan yang Allah sukai?

Sedikit cerita, sebenarnya ini udah lama berdiam diotak saya. Mungkin Allah baru memberikan kesempatan itu saat ini.

Apa kita dididik hanya sebagai peminta? Kamu tau kenapa saya bertanya seperti itu?
Setiap saya berangkat bekerja. Saya selalu disuguhi dengan pemandangan para pengamen. Pengamen atau anak Punk sangat banyak. Entahlah saya tidak suka dengan cara mereka mengais rejeki. Mereka masih kuat, masih sehat. Kalo ada kemauan niat karena Allah pasti pekerjaan apapun bisa dikerjakan. Bukan mengamen. Engga dikasih ngomel- ngomel gitulah. Sedangkan saya saja sebagai wanita semenjak lulus Sekolah Menengah Atas sudah bekerja. Tidak mengenal waktu, tidak mengenal apa yang dikerjakan yang penting kerja dan menghasilkan uang.
Kita tak perlu jadi Bos, yang penting ada kemauan. Engga manja sama apa yang kita kerjakan.
Entahlah, saya ragu pada para pengamen itu. Pria ko pake anting, ko bertato ko ngamen. Ah muak saya melihatnya kadang bau Alkohol. Semoga Allah segera membuka mata hati mereka.
Dan saya sering bertemu dengan seorang Pria tua renta. Biasanya dia duduk ditangga menuju pasar. Kamu tau? Lelaki tua renta itu berjualan mainan. Mainan yang terbuat dari plastik atau Karet. Tanpa meminta. Yang lebih menyentuh hati saya. Pria renta itu sakit. Entahlah penyakit apa. Hidungnya penuh darah dan benjolan- benjolan. Atau pria dan ibu- ibu yang saya temui dijalan mereka memiliki ketidak sempurnaan Fisik. Maaf. Tak malukah kita sebagai manusia yang diberi kesehatan kesempurnaan oleh Allah hanya sebagai peminta- minta. Jangan pernah menyalahkan keadaan !
Silahkan intropeksi sendiri.

Hari ini. Hari ke- 15 menjalani puasa. Besok in sha Allah Nuzulul Qur’an. Mesjid mulai kosong tidak seperti. Awal puasa. In sha Allah besok penuh lagi.
Tapi apa kita yang muda- muda engga malu dengan para wanita- wanita atau pria- pria tua yang selalu memenuhi jajaran mesjid?
Lalu yang muda kemana? Ayo buka lagi hatinya. Semoga kita masih diberikan kesempatan bertemu Puasa tahun depan. Aamiin
Manfaatkan waktu sebaik- baiknya.

Selamat Menjalankan Ibadah puasa 🙂
Semoga bermanfaat.

Catatan untuk Wanita dari Sisi Allah Swt

Bismilahhirohmanirohim,
Umi sayang. Wanita yang Allah kirimkan untuk menjadi malaikat yang menemani hidup Neng. Subhanallahwalhamdulilah tiada henti neng bersyukur memiliki engkau wahai wanita yang menjadi alasan neng untuk terus bertahan, untuk terus kuat dalam menjalani hidup.
Hanya dihadapanmu aku tak pernah ingin memperlihatkan butiran air mata, atau kesedihan yang neng rasa. Karena engkau akan merasa lebih terluka bila mengetahui luka yang neng rasa. Betapa aku takut bila aku pergi tak ada yang berusaha membahagiakanmu. Itu alasanku ingin membuatmu bahagia seperti engkau membahagiakanku dengan kasihmu.

Umi, dulu. Dulu neng sering pake baju samaan sama umi. Dan itu baju dijahit oleh tangan sucimu :). Umi, dulu tiap kita jalan. Neng suka ngerengek- rengek pengen sesuatu. Suka minta makanan yang aneh- aneh. Tapi umi engga pernah ngeluh. Umi terus berusaha ngasih apa yang neng mau. Sampe sekarang diumur neng yang bentar lagi 21 tahun. Sayang umi itu sedikitpun engga berkurang.
Umi sayang ingat 2 bulan yang lalu kita jalan berdua. Tapi, posisi kita berbeda. Dulu neng yang jalan dibelakang dipegang umi. Sekarang neng yang jalan didepan sambil megang erat umi. Betapa kau tak seperti dulu, kini usia telah merubah keadaanmu. Tapi engkau tetap menjadi wanita hebatku.
Umi, maafin neng belum, belum bisa bahagiain umi, balas semua kasih sayang umi. Allah yang balas semuanya buat umi. Allah yang bakalan bahagiain umi.
Maafin neng yang selalu ngerepotin umi, dulu neng seakan menganggap biasa kasih sayang umi.
Neng seneng umi telponin neng setiap beberapa jam sekali. Maafin neng kalo kadang neng angkat telponnya agak uring- uringan. Tapi, betapa bersyukurnya masih ada yang khawatir sama neng. Walau pas angkat telpon cuma bilang “engga, umi lagi inget neng” padahal baru nyampe kantor. Kalo engga “udah buka puasa? Makannya sama apa?”, tiap jam 8 ” rame engga dikantor? Udah makan, pulangnya jangan malam- malam umi ngantuk” subhanallah umi makasih setiap waktu, detik yang kau berikan untukku.selalu nunggu neng pulang, kadang jemput hujan- hujan. Ya Allah :’) alhamdulilah.

Sabar ya umi, dulu umi ada segalanya. Semua berlalu begitu saja. Bila sekarang kita tidak dalam keadaan seperti dulu kita masih bisa berusaha untuk mengembalikannya seperti dulu. In sha Allah semua akan berlalu pula.

Netes ya kalo bahas tentang Umi :*
Cium umi yang lagi tidur, ceritanya ngajak gadang nonton bola. Tapi, malah ketiduran 🙂

Rindu MIS

Samolo, pukul 00.10 malam hari. Dan aku masih belum bisa tertidur. Masih seakan menunggu balasan pesan dari suamiku. Padahal aku tau dia sudah tertidur lelap. Hari ini tentu sangat melelahkan untuknya yang selalu ikhlas dalam setiap langkah, tenaga melupakan lelahnya untuk menafkahi kami. Aku dan jagoan yang ada dalam rahimku. Kejamnya Jakarta memaksanya harus bersahabat dengan keadaan disana walau ia rela untuk hari liburnya sehari ia sempatkan pulang ke Cianjur menempuh perjalanan 4-5 jam. Dia Lelaki Hebatku Suamiku.

Pernikahanku hampir menginjak 15 bulan. Waktu tak terasa begitu sangat cepat. Kini kehamilanku sudah menginjak 9 bulan. In sha Allah hanya dalam hitungan hari Allah Swt merubah status kami menjadi seorang ayah dan ibu.

Banyak rasa khawatir diantara kami. Bukan hanya kami berdua tapi keluarga besar kami.

Kehamilan pertama ini untukku adalah hal yang sangat luar biasa. Dimana aku benar- benar merasakan kekuasaan Allah. Swt didalam rahimku. Takut, sedih, bahagia. Aku terkadang terlalu cemas mampukah aku mendidiknya dengan baik? Apa aku mampu menjadi ibu yang baik, memberikan yang terbaik? Dan , banyak lagi pertanyaan- pertanyaan yang tak seharusnya aku pikirkan. Seperti pertanyaan kapan aku meninggal? Tak pernah ada yang tahu. Kita hanya terus berjalan disisa waktu yang ada dan selalu berusaha melakukan hal yang terbaik. Yang aku tau kematian itu sangatlah dekat.

Malam ini. Aku sangat merindukan suamiku. Baik- baik disana yangseu 😘

Selasa,03 Mei 2016